Showing posts with label New Mbah Poleng. Show all posts
Showing posts with label New Mbah Poleng. Show all posts
Friday, 13 March 2015 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Enam

Bagian Enam

Waktu berlalu sangat cepat, khususnya bagi Karno dkk yang masih terperangkap di desa Kidung Angker. Malam pun tiba. Hanya manusia bernyali seribu yang berani tinggal sendirian di Kidung Angker. Kini beralih sebentar ke tempat lain, yang tentunya masih dekat dengan tempat tinggal siluman harimau itu. Di semak belukar dan alang-alang lebat, tampaklah tiga pria bertubuh kekar. Yang satu agak pendek, sudah agak tua. Usianya kira-kira 37 tahun. Sedangkan yang dua agak tinggi
Wednesday, 18 September 2013 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Lima

Bagian Lima

Beberapa menit kemudian datanglah Triyono yang berlari tunggang langgang. Tri seperti dikejar setan neraka jahanam. Tentu saja semuanya terkejut. Bagaimana mungkin Triyono yang gagah itu sekarang seperti kelinci dikejar serigala. Semuanya langsung meminta Tri untuk menceritakan apa yang terjadi. Tri yang sebenarnya sangat membenci Karno cs, untuk sementara ini mau menganggap mereka sebagai teman. Itu karena sekarang ia sedang ketakutan berat. Rasa takut yang memuncak itulah yang membuat rasa bencinya terhadap Karno cs musnah, atau minimal berkurang. Tri langsung menceritakan semuanya, termasuk kematian Jono.
Tuesday, 17 September 2013 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Empat

Bagian Empat

Pagi yang cerah telah tiba. Keindahan Kidung Angker dapat dilihat lagi oleh Karno cs. Aan memohon diri untuk buang air kecil. Ia lihat keadaan WC rumah itu. WC yang sebenarnya cukup besar, namun sudah seperti sarang setan. Maklum saja, sudah bertahun-tahun tidak ada yang merawat. Aan terpaksa kencing sambil menutup hidungnya. Setelah selesai membuang air seni, Aan tidak ingin langsung kembali ke ruang dalam. Ia memutuskan untuk berjalan-jalan, sekaligus
Monday, 16 September 2013 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Tiga

Bagian Tiga

Beberapa menit kemudian, tibalah dua mobil ini di Kidung Angker. Jarak mobil Land Cruiser dengan mobil Kijang terpaut cukup jauh. Kira-kira 20 meteran. Sejauh mata memandang, hanya hutan yang ada di hadapan Karno dkk. Sesekali saja mereka melihat reruntuhan bangunan bekas rumah. Senja pun tiba. Waktu menunjukkan pukul lima kurang seperempat. Panorama Kidung Angker semakin indah, namun juga semakin mengerikan. Setelah diam beberapa menit, Ratna memecah kesunyian. “Tempat seindah ini, namanya kok serem banget. Kidung Angker. Hi hi. Kok bisa dinamai begitu ya?”

Sunday, 15 September 2013 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Dua

Bagian Dua

“Apa?! Rudi dan Dewi meninggal?!” ujar seorang gadis cantik yang sedang menempelkan telpon di telinga kirinya. Usianya 20-21 tahun. Rambut ngombak sebahu. Dengan wajah teramat lesu, Karno mengangguk. Ia jelaskan semuanya. Tentu saja si gadis semakin terkejut. Ia bertanya, “Siapa yang sudah membunuh mereka?”

“Itulah yang harus kucari tahu. Ehm..ya sudah, kita bahas nanti. Bye!”

Saturday, 14 September 2013 0 comments

New Mbah Poleng "Manusia Harimau" ; Bagian Satu

Bagian Satu

Matahari semakin condong ke barat. Warna langit mulai kuning kemerah-merahan. Waktu menunjukkan pukul setengah lima sore. Sebuah mobil Taft HILINE warna biru tua, melaju dengan kecepatan sedang. Mobil besar ini berjalan masuk ke hutan. Pengendaranya lima orang. Tiga lelaki dua perempuan. Semuanya masih muda belia. Usia mereka sekitar 20-23 tahun, bahkan ada yang masih 17-18 tahun. Dua gadis remaja cantik duduk di jok kedua. Jok ketiga atau jok paling belakang ditempati seorang pemuda bertubuh agak gemuk. Sedangkan dua lelaki yang satunya duduk di jok pertama.
 
;